Manokwari, 7 Juli 2026 – Aksi long march yang dilakukan oleh Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari masih berlangsung hingga siang hari. Massa aksi bertahan di kawasan Lampu Merah Makalew setelah berjalan kaki dari dua titik kumpul, yakni Gerbang Universitas Papua (UNIPA) dan depan Kantor Lurah Amban.
Aksi dimulai sekitar pukul 08.00 WIT dengan keberangkatan massa dari kedua titik tersebut. Setelah bergabung di Lampu Merah Makalew, mahasiswa melanjutkan rangkaian aksi melalui penyampaian orasi secara bergantian.
Hingga sekitar pukul 12.00 WIT, orasi masih terus berlangsung. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi dialihkan oleh aparat kepolisian guna mengatur kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Dalam proses pengamanan aksi, telah dilakukan negosiasi lanjutan antara perwakilan IMPT dan pihak kepolisian.
Berdasarkan hasil negosiasi kedua, kepolisian menyampaikan beberapa opsi kepada massa aksi, di antaranya mengawal mahasiswa apabila menggunakan kendaraan, memfasilitasi pengantaran ke lokasi tujuan, serta menghadirkan pihak-pihak terkait untuk menemui mahasiswa di lokasi aksi.
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, belum tercapai kesepakatan antara kedua belah pihak. Proses negosiasi masih berlangsung, sementara masing-masing pihak tetap mempertahankan posisinya.
Mahasiswa IMPT diketahui berencana menyampaikan aspirasi mereka di Kantor Hukum dan HAM Papua Barat. Namun, hingga saat ini akses menuju lokasi tersebut masih belum dapat dilalui sehingga massa aksi tetap bertahan di Lampu Merah Makalew.
Salah seorang perwakilan mahasiswa menyampaikan harapan agar proses dialog dapat menghasilkan solusi yang baik bagi semua pihak.
“Kami berharap ada jalan keluar yang baik bagi kedua belah pihak. Aspirasi mahasiswa adalah suara rakyat yang harus didengar,” ujar perwakilan mahasiswa dalam aksi tersebut.


+ There are no comments
Add yours